sumurugul adalah desa yang teletak di daerah kec.wanayasa, purwakarta, jawa barat
di sana adalah tempat wisata air yaitu curug ci purut, selain itu disana juga ada situ yang terletak di utara wanayasa, Di sekitar curug tersebut terdapat area perkemahan yang sudah sering dijadikan tempat untuk camping dan out bond. Letak Curug Cipurut di kaki Gunung Burangrang dan keindahan alamnya sangatlah indah, sejuk, dan asri. Kalau kita kesana kita akan melewati perkebunan teh yang hijau dan untuk sampai ke Curug Cipurut kita harus melakukan perjalanan kaki karena belum ada jalan yang cukup untuk membawa kendaraan untuk sampai ke curugnya, pejalan kaki memakan waktu sekitar setngah jam dari Desa Sumurugul.sellain itu, ada beberapa potensi pariwisata lainnya yang ada di Sumurugul yang belum digarap dengan baik, diantaranya kebun teh untuk wisata tea walk, alam yang asri dan alami yang cocok digunakan untuk tempat outbond, camping, hiking, tempat penginapan atau peristirahatan, dan wisata alam lainnya. Desa Sumurugul pun terkenal dengan kenikmatan sate maranggi apalagi kalau dimakan dengan ketan bakarnya. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai potensi wisata kuliner. Sayangnya potensi pariwisata tersebut masih kurang dikenal oleh masyarakat Jawa Barat. Hal tersebut dikarenakan kurangnya support dari pemerintah setempat baik dalam hal infrastruktur maupun publikasi dalam rangka mempromosiskan potensi wisata tersebut.
Situ Wanayasa adalah satu-satunya danau alami yang ada di Kabupaten Purwakarta. Situ Wanayasa diapit oleh 3 desa yang berada di Kabupaten Wanayasa dan salah satunya adalah desa Raharja. Pada awalnya Situ Wanayasa memiliki luas 15 hektar. Namun, akibat adanya bencana longsor dan pemboman pada zaman Belanda, luasnya kini hanya bersisa 5 hektar. Situ wanayasa sendiri memiliki kedalaman 7 meter sehingga daerah ini tidak terlalu cocok untuk dijadikan tempat pemancingan.
Di tengah Situ Wanaysa terdapat pulau yang oleh warga sekitar disebut sebagai Pasir Mantri. Untuk dapat memasuki Pulau Pasir Mantri, Anda cukup membayar dua ribu rupiah saja. Tempat rekreasi Situ Wanayasa buka setiap hari dari pukul 8 pagi hingga pukul 5 sore. Di dalam pulau tersebut terdapat makam bangsawan Purwakarta terdahulu yang bernama Kyai Gede (Disnadireja bin Tirtanagara) yang berumur kurang lebih 500 tahun. Selain untuk menikmati keindahan alam Situ Wanayasa, terkadang orang dari luar Purwakarta datang untuk berziarah ke makam tersebut. Daerah Wanayasa sendiri terletak di dataran tinggi sehingga udara terasa sejuk walaupun pada siang hari.
